Tuesday 26th May 2020

MTsN 1 Kota Tangsel Juara 3 dalam Kompetisi Madrasah Robotik 2019

MTsN 1 Kota Tangsel Juara 3 dalam Kompetisi Madrasah Robotik 2019

Surabaya, 16-17 November 2019 diselenggarakan Kompetisi  Robot yang bertitle “Madrasah Robotik 2019”, Acara ini adalah program unggulan dari Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK), pada tahun ini Kompetisi Robotik mengangkat tema tentang lingkungan “Save the Earth”, kompetisi  Madrasah Robotik diikuti jenjang MI, MTs, dan Ma baik swasta  maupun negeri  dari seluruh Indonesia. Dari sekitar 335 team diseleksi  tinggal 150 team yang berkompetisi di Grand City Surabaya.  Adapun category yang di lombakan adalah Rancang Bangun Robot untuk MI,  MTs, dan MA , category ke dua adalah Robot Pemilah Sampah untuk tingkat MTs dan MA.
Acara dibuka oleh Sekertaris Jenderal Kemenang RI , Prof. Dr. Phil.  Nur Kholis Setiawan MA,  dalam sambuatannya  Sekjen menyampaikan bahwa “Anak-anak kita sekarang ini adalah generasi centennial atau yang lebih dikenal dengan generasi Z. Mereka perlu kita beri wahana kreatifitas seluas mungkin. Acara seperti ini akan merangsang siswa-siswi madrasah mempersiapkan diri menghadapi era induustri 4.0,”.
Dalam kompetisi Madrasah Robotik Team MTsN 1 Kota Tangerang Selatan mengikuti kategori Rancang Bangun robot  diwakili oleh 2 siswa kelas 8 (delapan) yaitu Refa Nailatuddhuha dan Rilda Nurain Fitdya . Tema yang diangkat adalah  penyelamatan lingkungan maka Team Robotik  MTsN 1 Kota Tangsel membuat alat untuk bisa mengurangi sampah botol plastic alat tersebut diberi nama BOSH (Box Sampah berhadiah), cara kerjanya adalah sampah botol plastic dimasukkan ke Kotak  dalam kotak ditempatkan sensor berat dan ultra sonic untuk mendeteksi berat botol dan ketinggian, jika botol valid (betul) maka tekan tombol untuk mendapat hadiah dengan meletakkan botol (tumbler) ke tempat yang telah disediakan .
Atas hasil karya yang dibuat oleh team robotic MTsN 1 Kota Tangerang Selatan berhasil menyabet prestasi ke-3 dalam kategori rancang bangun, Imam selaku Pembina robotic mengaku bahwa kemajuan robotic di madrasah sangat luar biasa, terutama team-team dari Jawa timur, kedepan harus dipersiapkan diri yang lebih matang untuk kompetisi yang sudah berjalan selama 5 tahun ini ungkapnya.
Acara di tutup oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis), Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin MA., mengungkapkan, robotik menjadi agenda penting bagi Kemenag guna mendukung posisi siswa madrasah pada era revolusi industri 4.0. (ims)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.